Berita  

Waspada Penipuan, Bank Sulteng Ingatkan Nasabah Jangan Berikan PIN dan OTP

PALU – PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tengah (Bank Sulteng) mengeluarkan pemberitahuan kepada masyarakat dan nasabah agar mewaspadai aksi penipuan yang mengatasnamakan Bank Sulteng melalui media sosial dan aplikasi WhatsApp.

Peringatan tersebut disampaikan menyusul beredarnya akun media sosial dan nomor WhatsApp palsu yang mencatut nama Bank Sulteng untuk menjalankan aksi penipuan. Masyarakat diminta lebih teliti dalam mengenali akun resmi bank serta tidak mudah percaya terhadap pesan atau tawaran yang mengatasnamakan pihak perbankan.

Dalam pemberitahuan tersebut, Bank Sulteng menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah menghubungi nasabah melalui akun whatsApp palsu tersebut. Karena itu, masyarakat diimbau tidak memberikan informasi rahasia, seperti PIN, kata sandi, kode OTP, maupun data pribadi lainnya kepada pihak yang tidak dapat dipastikan identitasnya.

Baca Juga :  Genap Berusia Satu Tahun, Kodam XXIII/Palaka Wira Gelar Syukuran

Bank Sulteng juga mengajak masyarakat membandingkan akun media sosial yang mencurigakan dengan akun Instagram resminya, yakni @banksulteng. Pada materi peringatan tersebut, akun Instagram @id.sulteng. dicantumkan sebagai akun palsu yang perlu diwaspadai.

Selain itu, masyarakat diminta berhati-hati apabila menerima pesan yang meminta data perbankan, menawarkan bantuan layanan keuangan, atau mengarahkan nasabah untuk melakukan tindakan tertentu melalui nomor yang tidak terverifikasi. Jangan mengeklik tautan mencurigakan atau mengikuti instruksi yang berpotensi membahayakan keamanan rekening.

Baca Juga :  Kelompok Akar Rumput Arus Bawah Tuntut Pemerintah Lebih Peduli

Untuk memperoleh informasi dan memastikan kebenaran layanan, nasabah dapat mengakses situs resmi Bank Sulteng di www.banksulteng.co.id atau menghubungiCall Center 14069, sebagaimana tercantum dalam pemberitahuan tersebut.

Melalui peringatan ini, Bank Sulteng mengingatkan pentingnya kewaspadaan dalam bertransaksi di era digital. Masyarakat diharapkan tidak hanya menjaga kerahasiaan data perbankan, tetapi juga turut menyebarkan informasi resmi agar semakin banyak nasabah terhindar dari modus penipuan yang merugikan. [JOEMAIN]

Loading