Berita  

Diduga Pemilik Showroom Jadi Penadah dan Jual Tiga Excavator Perusahaan Orang Tanpa Izin

PALU – Hati – hati bila berbisnis berupa aset berupa kendaraan bermotor atau alat berat di Kota Palu, khususnya dengan orang yang berniat jahat. Berkedok pengusaha showroom tapi memiliki means Rea kriminal.

Diduga ada pengusaha showroom inisial YW, menjadi penadah dan perampasan aset serta dokumen perusahaan lain. Kasus ini sedang menjadi perhatian pihak kepolisian.

Cerita berawal, sebuah perusahaan rekanan (kontraktor) di Palu memiliki tiga unit excavator merk Sumitomo. Ketiga alat selalu menjadi aset perusahaan untuk mengerjakan kontrak proyek.

Entah bagaimana, seseorang yang dipercaya perusahaan kontraktor inisial MF menjual ketiga excavator ke YW. Yang diketahui pemilik showroom Bintang T, dalam kota kaledo. ‘’Tanpa persetujuan resmi perusahaan yang dilakukan MF dengan YM. Dokumen resmi dan excavator itu resmi milik perusahaan,’’ ujar sumber ke (20/3/2026).

Baca Juga :  Ridha Saleh Dukung Gagasan Pembentukkan Satgas Reforma Agraria

Ironisnya, satu dari tiga eksavator telah dijual dengan ilegal oleh YM dan dua unit beserta surat – surat disembunyikan. ‘’YM diduga kuat bersengkongkol dengan  MF. Ini praktik penadah, perampasan melanggar hukum,’’ tandas sumber.

Selain menyimpan surat berharga orang lain tanpa izin pemilik, ko YM turunan Tionghoa itu juga diduga menjalankan praktik penadah barang mewah. ‘’Ada
sebuah motor Harley Davidson Jenis Road Glide warna Biru Putih dan disembunyikan di suatu tempat di Palu,’’ umbar sumber lagi.

Baca Juga :  Momentum Peringatan HKN, Gubernur Anwar Hafid Apresiasi NAKES yang telah Bekerja dengan Tulus dan Ikhlas

Kebal Hukum

Pihak perusahaan sudah menempuh jalan mediasi dengan komunikasi. Tetapi baik YM dan MF tergolong licin dan tak berniat baik. ‘’Ya kalau mempermainkan hak orang nanti pasti akan menyesal,’’ tutup sumber serius.

Terpisah, YM dan MF yang hendak dikonfirmasi media belum dapat memberikan keterangan. Walau sudah beberapa kali wartawan mencoba mwndatangi showroom bersangkutan. Demikian juga MF. Sedangkan YM yang malam ini dihubungi via whatApps 0853 1100 9*** terbaca pesan namun sampai berita ini ditulis pukul 23.25 Wita belum memberikan keterangan atas tuduhan tersebut. ***

Loading