Berita  

Ketika Kehangatan dan Nostalgia Warnai Buka Puasa Bersama Alumni SMP Alkhairaat Pusat Palu Angkatan 94

PALU – Suasana hangat penuh kebersamaan terasa begitu kental saat para alumni SMP Alkhairaat Pusat Palu angkatan 1994 berkumpul dalam acara buka puasa bersama di Hotel Santika Palu. Pertemuan yang digelar di bulan suci Ramadan ini bukan sekadar ajang berbuka puasa, tetapi juga menjadi ruang untuk merajut kembali silaturahmi dan mengenang masa-masa indah di bangku sekolah.

Sejak sore hari, para alumni mulai berdatangan. Senyum, pelukan hangat, serta sapaan akrab langsung mengisi ruangan. Banyak di antara mereka yang sudah puluhan tahun tidak bertemu sejak lulus dari sekolah. Namun waktu seolah tidak mampu menghapus kedekatan yang pernah terjalin. Nama panggilan lama kembali terdengar, diselingi tawa yang pecah saat mengingat berbagai kisah masa remaja.

Obrolan tentang kenakalan kecil di kelas, guru-guru yang berkesan, hingga cerita tentang kegiatan sekolah dahulu menjadi topik yang tak ada habisnya. Beberapa alumni bahkan membawa foto-foto lama yang semakin menambah semarak nostalgia. Momen itu seakan membawa mereka kembali ke masa ketika seragam putih biru masih menjadi identitas sehari-hari.

Baca Juga :  Dinas Pendidikan Sulteng Raih Juara Nasional Pengelola Program Sekolah Siaga Kependudukan

Acara berlangsung sederhana namun sarat makna. Menjelang waktu berbuka, para alumni mengikuti tausiyah singkat yang mengingatkan pentingnya menjaga ukhuwah dan memperkuat silaturahmi, terlebih di bulan Ramadan yang penuh berkah. Suasana menjadi semakin khidmat saat doa dipanjatkan bersama.

Acara ini juga dirangkaikan dengan bagi2 paket bingkisan antar alumni 94, berupa makanan ringan serta kebutuhan lainnya.

Ada juga yang saling berbagi bingkisan diantara teman-teman alumni yang punya rezeki lebih. “Pokoknya acara BUKBER sangat terasa kebahagian yang di rasakan oleh rekan-rekan Alumni angkatan 94”, kata Ikbal salah satu fasilitator kegiatan reuni ini.

Baca Juga :  Polemik DBH Pajak Daerah, Andi Irman: Mekanisme Pembagiannya Telah Diatur Dalam Pergub Nomor 12 Tahun 2025

Ketika azan Magrib berkumandang, para alumni berbuka puasa bersama dengan penuh rasa syukur. Hidangan yang tersaji di meja menjadi pelengkap kehangatan yang sudah tercipta sejak awal pertemuan. Percakapan kembali mengalir, kali ini disertai cerita tentang perjalanan hidup masing-masing—tentang keluarga, pekerjaan, hingga pengalaman yang telah dilalui selama bertahun-tahun.

Khomaeni, S.Sos. salah satu panitia kegiatan ini menyampaikan bahwa pertemuan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang nostalgia, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat persaudaraan antar alumni. Ia berharap silaturahmi seperti ini dapat terus dijaga dan bahkan menjadi kegiatan rutin di masa mendatang.

“Walaupun sudah lama berpisah, kebersamaan seperti ini membuat kami merasa seperti kembali ke masa sekolah,” ungkapnya.

Menjelang akhir acara, para alumni mengabadikan momen dengan foto bersama. Deretan wajah yang pernah mengisi bangku kelas yang sama kini terlihat dengan cerita hidup yang berbeda-beda, namun tetap disatukan oleh kenangan yang sama.

Baca Juga :  Program Berani Cerdas di Kabupaten Toli-toli Capai 1.000 Lebih Mahasiswa

Pertemuan sederhana di bulan Ramadan itu menjadi pengingat bahwa waktu boleh berlalu, tetapi persahabatan dan kenangan masa sekolah akan selalu memiliki tempat tersendiri di hati setiap orang yang pernah menjalaninya bersama. [JAJANG SUJANA]

Loading